Surabaya, 24 Juli 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Bela Negara SDGs 2025 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Kelompok 02, kembali melanjutkan kontribusinya dalam mendukung digitalisasi kampung melalui kegiatan sosialisasi, demonstrasi, dan pelatihan penggunaan website di Kampung Lawas Maspati, Kecamatan Bubutan, Surabaya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan teknis dan pemahaman dasar kepada masyarakat dalam mengelola serta memanfaatkan website kampung sebagai media informasi, promosi potensi lokal, dan dokumentasi kegiatan masyarakat. Website ini juga dirancang untuk mendukung prinsip transparansi, partisipasi, dan pemberdayaan komunitas lokal sesuai arah pembangunan berbasis SDGs poin 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan) dengan cara memperkuat komunitas lokal melalui pengelolaan digital yang inklusif.
Acara yang berlangsung pada hari Jumat, 11 Juli 2025 ini dihadiri oleh 7 masyarakat setempat, yang dipilih langsung oleh Ketua RW karena dianggap mampu dan kompeten dalam mengelola sistem digital, terutama pengelolaan konten website. Kehadiran peserta ini menjadi simbol kesiapan masyarakat dalam menjawab tantangan era digital.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan acara yang diisi sambutan dari Ketua RW Kampung Lawas Maspati dan Ketua Kelompok KKNT 02. Kegiatan berlanjut dengan pemaparan mengenai proyek pengembangan website, disusul oleh sesi demonstrasi langsung mengenai fitur-fitur utama situs dan cara pengelolaannya.
Para peserta kemudian diberi kesempatan untuk berdialog dalam sesi tanya jawab, sebelum akhirnya mengikuti pelatihan praktik langsung mengisi dan mengelola konten situs. Peserta tampak antusias dan aktif mencoba langsung fitur-fitur seperti unggah berita, kalender kegiatan, hingga galeri dokumentasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kampung Lawas Maspati mampu mengelola website secara mandiri sebagai sarana memperkenalkan identitas kampung ke masyarakat luas, serta mendukung keterbukaan dan kemandirian digital di lingkungan komunitas.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan perangkat kampung dalam menjawab tantangan transformasi digital, menuju Surabaya yang modern, inklusif, dan berdaya.



